Minggu, 19 Oktober 2014

Karena doamu jauh lebih indah




Mengatur diri adalah hal yang sulit dilakukan, dimana kita terkadang merasa diri kita yang paling benar dan tidak bisa menerima pendapat orang lain (egois). Kadang rasa kesal itu muncul tanpa alasan yang rasional dan kita harus mampu menghadapinya.. itulah bagaimana kita mengatur diri kita..
Dan untuk orang yang senantiasa mendoakan kita, sungguh dia adalah orang yang paling berperan dalam hidup kita, bahkan doa jelek sekalipun karena itu berarti kita selalu muncul dalam doanya. Kita berperan besar dalam hidupnya. Tanpa doa yang buruk dari orang yang mungkin tidak suka dengan kita atau tidak ingin melihat kebahagiaan kita, maka hidup kita berwarna abu-abu..kita tidak akan pernah tau bagaimana kita harus bersikap bijak dan bagaimana kita akan terus memperbaiki diri. Dan untuk orang yang senantiasa mendoakan hal baik, sungguh mulia hatinya. Sungguh kebaikan itu akan berbalik kepadamu dan menjadi lebih.
Doamu yang selalu lebih indah dari doa yang setiap hari aku minta. Setiap pagi yang tak pernah lelah menyapa, bahkan ketika matahari pagi bersembunyi di balik hujan. Terimakasih untuk seorang teman yang senantiasa menyebutku dalam doa baiknya. 
Dan aku yang berusaha memantaskan diri untuk berdoa. Karena tak ada yang bisa aku janjikan, tidak ada pula yang bisa aku berikan selain mendoakan dan hanya Dia yang tahu isi dari setiap doaku.

Mengasihi terkadang membuat kita salah. Salah diartikan oleh mereka yang kita kasihi, bukan bermaksud ingin merendahkan tapi hanya ingin turut serta merasakan kesedihan yang dirasakannya. Oleh sebab itu..cukuplah dengan kita mendoakan untuk kemudahannya. Dan untuk dia yang selalu mendoakan kita tanpa kita minta bahkan kita tidak mengetahuinya, sungguh doa itu jauh lebih indah dari doa-doa kita.
Keihklasan doa adalah saat kita dengan mudahnya mengingat Sang Pencipta dan mengucap rasa syukur untuk kehidupan yang telah dianugerahkan tanpa perlu kita menjanjikan berbagai macam hal untuk dilakukan. Karena kekuatan doa tidak ada yang mampu memperkirakannya... *ting...ting

Terimakasih untuk doamu yang jauh lebih indah :)


---- Janganlah menjadi orang yang bangga mempunyai segala hal, namun jadilah orang yang mampu memberi dalam segala hal -----
 

Kamis, 16 Oktober 2014

ikan pauuussss

Ikan paus...yapp..kedengerannya serem tapi lucuuu....
Bukan apa2 sii...gak tau darimana awalnya aku suka tapi yang jelas aku suka liat gambar atau boneka ikan paus..walaupunn secara langsung belum pernah tak liat...hihihi

Berawal dari sebuah percakapan aneh yang sulit dijelaskan tapii...aku menemukan suatu hal yang bermakna. Mungkin terlihat berbeda tapi sungguh aku merasa ada hal yang memang “kenyamanan” itu ada 
Baiklahh...sedikit cuap-cuap...aku ingin mengungkapkan sesuatu (ciieehhh...)
Ikan paus...mungkin menyebalkan tapi lucu dan aku suka... :D
Terkadang ketika merasakan hal yang membuta kita nyaman kita lupa akan tujuan kita yang sebenarnya.. tujuan bisa dikatakan jalan pemikiran. Jadi jangan sampai apa yang telah membuat kita nyaman justru membuat kita lupa diri. Menjadi diri sendiri itu penting, sangat penting. Pernah ada seorang teman  berpesan “bolehlah kamu mengubah dirimu menjadi yang lebih baik atau menjadi apa yang disarankan orang lain tapi satu hal yang perlu diingat, jangan sampai kamu kehilangan dirimu sendiri.”
Be your self = exciting
Memang benar dikatakan menjadi orang penting itu baik, tapi lebih penting menjadi orang baik 
Terkadang kita harus menjadi orang lain untuk menarik perhatian. Itu salah, karena perhatian yang kita dapat dengan cara menjadi orang lain tidak akan pernah menjadikan kita bahagia yang sesungguhnya. Kebanyakan dari orang berpikir tentang bagaimana ia harus bahagia, bagaimana ia harus menjalani hidup dengan cara mereka.
Bahagia yang sebenarnya ketika kita mampu bangga akan diri kita sendiri, merasa puas dengan apa yang telah kita kerjakan. Dan terus mengembangkan apa yang telah menjadi tujuan. Mencapai tujuan mungkin bisa dikatakan sebagai kepuasan untuk diri sendiri, terlebih apabila kita telah merencanakan hal yang ingin kita capai. Namun percayalah sebaik apapun kita merencanakan suatu hal, rencana Allah jauh lebih baik. 
Meniru hal baik dari orang lain itu sangat diperlukan tapi harus dengan cara kita dan jangan sampai kita tidak mengenali diri kita sendiri. Aku adalah orang yang tidak suka jika ada orang lain yang masuk dalam kehidupanku, oleh karena itu aku harus bisa membuatnya bukan lagi orang lain. Entah dengan kasih sayang ataupun cinta terhadap sesama. Dan aku bukanlah orang yang meringankan kata cinta. Cinta yang tulus hanya untuk mereka yang rela berbagi dan mengasihi tanpa alasan pasti.