Kamis, 18 Januari 2018

Masih


aku tidak paham caraku untuk kembali
menjajaki ruangan yang kini menjadi sepi
aku pun lupa bagaimana aku bisa pergi
tapi satu hal yang masih aku ingat, bahwa aku pernah datang dengan kesungguhan

"kita yang selalu tersenyum menyapa pagi. Karenaa.. kita masih bersama dan hari telah berganti.
bahkan ketika aku sendiri, aku selalu tersenyum menyapa pagi. Karenaa.. kita pernah bersama dan hari masih berganti. "

kebahagiaan itu tidak harus bersama sama bukan?
karena kebahagiaan bisa kita rasakan bersama di tempat yg berbeda.
aku yang pernah ada dalam ceritamu, akan bahagia dengan caraku.
demikian juga dengan kamu, bahagia dengan caramu.

kita yang sama-sama tidak tahu bagaimana harus kembali
tapi kita tahu bagaimana harus bertahan.
aku akan datang dengan cerita yang berbeda.
begitupun kamu, yang selalu aku tunggu dengan cerita barumu.

Jumat, 12 Januari 2018

Aku merindukan masa itu

adalah sebuah kenyamanan
adalah sebuah kebahagiaan
adalah sebuah kelucuan
adalah sebuah kepolosan
adalah sebuah kegirangan

aku yang masih jelas merekam
masa itu,
dimana tak ada rasa sakit terpendam
tak ada rasa malu mengatakan
adalah aku yang riang dan menggemaskan
berlari dan bermain bersama mereka
sahabat kecilku, yang aku tahu semuanya masih lucu

aku merindukan masa itu
menyapa pagi berseragam rapi
berlari dengan tas biru
membawa bekal dari ibu
menyapa ibu guru dengan penuh semangat.

"hari ini aku akan bermain sampe sore, pergi mengaji di barisan paling depan agar nanti bisa pulang duluan, malamnya mau nonton tv sambil mewarnai buku yg kemarin dibelikan ayah"

ungkapan tanpa beban, tanpa rencana matang. mengatakan apa yg ada di pikiran, tanpa rasa bersalah.
adalah aku di masa itu.
masa yang membuatku selalu rindu.

terima kasih Tuhan, setidaknya ada masa indah yang aku lewatkan, hingga saat ini aku masih mengingatnya termasuk orang2 yang berperan disana, bagian dari masa kecilku.
semoga bahagia selalu bersama kita :)

Kamis, 11 Januari 2018

Laki-laki Pendiam

hidup ini harus nyata
senyata aku melihat senyum lebar di wajahmu itu
aku tidak paham dengan tingkah anehmu
aku selalu memilih diam.

kamu pergi dengan tiba-tiba dan meninggalkan sesuatu
yang tak pernah bisa aku hilangkan

"Ada jeda saat kamu tersenyum. Membungkam suasana, menghidupkan rasa"

kamu yang selalu menuliskan cerita bahagia
dan aku si penikmat cerita
memastikan kamu baik-baik saja
meski selalu kulakukan diam-diam.