Senin, 08 Februari 2016

Kehilangan Harapan

Bukan perasaan kehilangan bukan pula perasaan sedih ataupun duka. Kehilangan harapan terlalu sulit diartikan. Karena setiap orang memiliki cara tersendiri yang luar biasa untuk menghadapinya.
Tapi pada umumnya, mereka yang terlalu banyak berharap hanya akan terlalu banyak dikecewaan. Jadi, janganlah banyak berharap, berharaplah pada Dia pemberi harapan yang pasti. Saat hati mulai menentukan harapannya, aturlah pikiran menjadi lebih realistis. Ketika hati dan pikiran mengalami tahap sinkronisasi maka dengan mudahnya harapan itu menjadi jelas ada di depan kita. bertahanlah untuk tetap membuatnya terlihat jelas. Karena tidak semua harapan akan mampu bertahan dalam kejelasan.

“dan ketika aku mulai melangkahkan kaki kecil ini menuju harapan, harapan itu justru semakin jauh, dan semakin cepat aku melangkah, aku semakin merasa lelah, aku berhenti sejenak, aku mengamati dan memikirkan kembali, bukan harapan itu yang sebaiknya aku tuju, karena yang terlihat hanyalah keindahan bukan kepastian, aku membalikkan arah, dan disana aku melihat dengan jelas sebuah harapan yang tersenyum menyapa, aku mendekatinya tanpa harus berlari atau merasa begitu lelah, dan sekarang aku menyadari harapan yang sebenarnya adalah harapan yang tidak akan pernah lari dari kita, akan senantiasa menunggu keikhlasan hati kita.....hingga tiba saatnya harapan itu tercapai”

Lari dari kenyataan. Sebagian orang memilih lari dari kenyataan karena satu alasan, takut untuk kehilangan harapan. Sebenarnya, kehilangan harapan hanya untuk mereka yang terlalu berlebihan dalam berharap. Semua telah ada aturan dan porsinya masing-masing, maka berusahalah mengikuti aturan yang ada dan sesuai dengan porsinya, bukan untuk dilanggar maupun dilebih-lebihkan.
Hilang bukan untuk kembali namun hilang untuk tergantikan. Saat semua tidak lagi bersahabat dengan hati dan pikiran, bersahabatlah dengan Dia yang mengatur kehidupan. Karena akan ada hari indah di setiap rasa ikhlas yang telah dikorbankan. 
Untuk harapan yang senantiasa terlihat jelas, tetaplah berharap dan mendekat perlahan dengan keikhlasan. Janganlah berharap pada hal yang terlihat indah dan semakin menjauh. Jika memang ada saatnya mengalami kehilangan, maka akan ada rencana indah yang telah tersiapkan dengan rapi.

Penyesalan bukan larangan, namun penyesalan adalah pembelajaran. Menyesallah selama itu akan membuat kita belajar mengartikan kesalahan dan memikirkan perbaikan.
 (^_^)