Kebaikan itu bukan milik kita
Kebaikan itu milik sebuah hati
Yang tak pernah rela menghianati
Ada banyak hal baik di luar sana
Ada banyak orang baik untuk disapa
Tapi,,aku memilih untuk diam dan menantikan kedatangan
Tidak ada susunan nasehat, tidak juga mengakar petuah
Semua pesan sempurna tersampaikan
Karena aku yang memang telah paham
Meski hanya dengan sebuah senyuman
Nada bicaramu selalu saja sama, menjelaskan ala kadarnya
Terdengar sangat klasik, menebalkan prasangka baik
Dan aku si pembawa cerita
Membuat simpulan rasa, memilih warna, dan menghidupkan
suasana
Karena tidak semua
orang sepakat dengan kata hatinya. Adanya rasa takut menerima menjadikan mereka
lari dan menutupi. Meski pada dasarnya ada potensi, menjadikan baik sebuah
hati.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar