Bersama jingga mereka berbagi cerita
Membawakan tawa untuk hati yang pernah luka
Tidak berharap ada celah dalam setiap rasa
Aku menjadi aku, dengan buku berdebu.
Tidak sedang menantikan hal baru, tapi menyambut yang pernah singgah
Dengan cara berbeda
Ada banyak rerumputan yang berbunga. Jika saja aku tau namanya aku tidak akan menyebutnya rumput. Sebagian orang melewatkan, sebagian memperhatikan. Untuk waktu sebentar mereka saling menyapa kemudian berlama lama diam.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar