Aku tidak paham darimana asalmu
Saat bisikan lirih berkata dengan lembut
Memerintahku segera melebarkan senyum
Tiba-tiba aku melihat matamu membulat
Dan terjadi dialog dalam sekejap, meski tanpa suara, kita menyimpulkan hal yang sama
"Terkadang, semua kejadian itu bagian dari rencana. Perjumpaan kita seperti kejutan. Kita saling tertahan untuk menyampaikan. Pesanku, semoga kamu paham. Pesanmu, semoga aku paham"
Hari esok adalah kenyataan
Bahwa aku tidak mampu masuk lebih dalam
Meski kamu berusaha menyembunyikan, aku masih bisa mendengar.
Ucapan lirih yang kamu sampaikan. Seketika hatimu berkata "sampai jumpa!" bukan "selamat tinggal"
Akupun melebarakan senyum dan melangkah pergi "sampai jumpa kembali, kawan!"

Tidak ada komentar:
Posting Komentar