Ketika semua itu hadir dengan tiba-tiba, tidak akan ada
kalimat yang cukup bisa mewakili segala ungkapan rasa. Disini saatnya belajar
memahami keadilan yang diberikan, dan ketika kamu datang dengan berbagai
tawaran, aku memilih diam menanti sebuah jawaban yang akan kamu pahami dengan
segera.
Karena aku tidak suka mengungkapkan dan lebih suka memberi
pengertian. Jika memang jalan itu masih terbuka untuk kita lalui bersama,
biarlah kakimu yang lebih dulu melangkah dan juga mengulurkan tangan sebagai
isyarat bahwa aku harus menjadi alasanmu untuk mencapai sebuah tujuan yang kamu
inginkan.
Ingatkah saat pertama kali kamu berusaha hadir dalam situasi
yang paling dikhawatirkan seorang wanita?
Saat itu pula, aku mengkhawatirkanmu.
Dan aku berusaha untuk menghilang dari segala penantian yang
kamu harapkan. Peluang yang tak pernah sama, dan kamu selalu lebih tahu
bgaimana menggunakan peluang itu. Meski harus dengan proses yang panjang. Karena
waktu kita yang tak pernah sama, bahkan pemahaman kita yang jauh berbeda, membuatku
tak ada lagi alasan untuk samar-samar menghilang. Sketsa itu begitu nyata untuk
digambarkan. Semua akan terlihat jelas bahkan oleh mereka yang belum tahu pasti
akan perjalanan kita. Mereka yang lebih sering salah dalam mengartikan apa yang
mereka lihat, justru itu membuatmu menikmati langkah yang kamu lalui.
Semua sudah jelas terjawab dan ada.
Jelas bagaimana kita akan melalui dengan jawaban yang pasti
keberadaannya. Karena permulaan yang terpilih bukan karena alasan tapi karena
kamu yang tidak bisa menjelaskan alasan. Peluang itu selalu ada, meski harus
datang dengan cara dan waktu yang berbeda bahkan tidak terduga sebelumnya.
Aku yang lebih mengerti.
Aku tahu yang aku pilih, aku lebih tahu cara menggunakan
peluang yang baik, bukan buat kita tapi buat diriku sendiri. Egois memang, tapi
inilah cara terbaik agar penerimaan itu bisa hadir dengan apa adanya. Bukan karena
alasan tertentu. Jadi, biarlah aku menjadi egois sebelum keegoisan itu menjadi
sebuah kesalahan.
Meminta bukan cara terbaik untuk mendapat perhatian
Hadirlah saat dibutuhkan tanpa harus dengan permintaan. Karena
saling membutuhkan akan membuat jalan itu semakin dekat dengan tujuan. Menjadi
senyum dalam kesedihan dan menjadi alasan dalam kebahagiaan. Karena peluang
kita selalu sama jika kamu mengerti.
hihihii
BalasHapus