Hai hati, apa kabar? Sepertinya sudah lama tidak menyapamu. Tetaplah
baik disana ya? Sabarlah disana, dan tetaplah menjadi hati yang selalu ikhlas. Karena
ikhlasmu sangatlah dirindukan setiap pemilik hati. Dan akulah pemilikmu yang
selalu merindukan rasa ikhlasmu.
Jika saatnya nanti telah ada, mungkin akan tercipta
kedamaian yang selama ini membuatmu senantiasa berharap.
Entah kepada siapa aku harus berharap, tapi yang jelas DIA
selalu memberi jawaban terbaik pada waktunya nanti. Dan sekarang, ijinkan aku
untuk tetap menjagamu, dan menjadikanmu lebih baik lagi. Karena sekali saja aku
menghianatimu, maka aku telah membuat hidupku tidak lagi tertata dengan rapi.
Karena semua ada masanya. Masa dimana aku harus mendapatkan
ujian dan masa dimana aku akan menemukan kebahagiaan. karena suara hati itu
terlalu lirih, hingga aku pun tidak mampu mendengar apa yang kau katakan. Dan hal
ini, membuatku tidak ingin terlalu banyak beraharap. Karena kamu (hati) tidak
pernah mau memberiku jawaban dengan sebuah kejelasan. Semua butuh proses, dan
kamu (hati) tidak akan pernah menyukai hal yang tidak sesuai dengan masanya.
Terkadang rasa memilikimu itu terlalu naif untuk dilakukan. Ingatkanlah
aku jika aku selalu memilikimu. Aku yang harus selalu menjagamu, dan akulah
yang mampu mengendalikanmu. Sehingga dengan segera aku akan berkata dengan
lantang bahwa “aku sedang bahagia dengan kesederhanaan hati yang aku miliki”.
Sederhana memang, tapi rumit dalam perjalanan. Jika masalah
hati mulai muncul, maka semua orang dengan tiba-tiba akan berubah. Tidak peduli
dengan resiko yang akan terjadi tidak pula peduli bahwa hati butuh pengertian.
wahai hati yang selalu bersih
tetaplah menjadi bersih, ingatkan aku jika engkau mulai
ternodai oleh pikiranku yang tidak seharusnya aku pikirkan. Dan perlakuan yang
tidak seharusnya aku lakukan. Jangan pernah engkau diam jika aku mulai
memperlakukanmu dengan buruk.
Apa kabar hati yang selalu damai?
Semoga akan selalu damai disana. Biarlah aku selalu
mendamaikanmu, dan ingatkanlah aku jika aku mulai membuatmu bersedih atau
menyakitimu. Karena jika kamu mulai sakit, entah seperti apa aku harus
membuatmu sembuh kembali. Jadi, janganlah pernah engkau mau tersakiti.
Dan, untuk hati yang senantiasa terjaga
Tetaplah disana, di tempatmu seharusnya ada. Jangan pernah
merasa sendiri dan pergi. Karena aku akan selalu menjagamu hingga kau nyaman
disana.
Entah kepada siapa hati ini berharap, tak akan ada jawaban
pasti. Karena semua akan ada masanya hingga tiba saatnya hati ini berharap
kepada dia yang pantas menjadi harapkan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar