Karena kata bermakna tidak akan terucap dengan mudah. Berdiamlah
hingga keyakinan dan kepastian itu hadir saat kata itu mulai terucap. Berlebihan
dalam ucapan hanya akan menghadirkan janji fiktif yang berat dan terlalu sulit
dijalani.
Diamlah...
Karena diammu membuat perasaanmu berbicara lalu dengan mudah
akan kamu dengarkan sampai akhirnya kamu mampu beripikir lebih dalam. Diam untuk
segera melakukan, bukan diam karena tidak tahu. Bicara secukupnya dengan
intonasi nada yang pasti dan sederhana akan lebih sulit dilakukan namun sungguh
mulia didengarkan. Maka, diamlah jika keadaan tidak mendukungmu untuk bicara.
Berdiamlah...
Berdiamlah disana jika tak ada lagi ruang kosong untuk
bicara. Dan pikiranmu akan mulai bekerja dengan baik, menghadirkan berbagai
penawaran untuk setiap pertanyaan. Dan hanya kamu yang tahu semua jawaban itu. Berdiamlah
untuk menjadi perasa. Merasakan setiap hembusan nafas, demikian kenyamanan itu
akan tercipta dan rasa syukur akan terucap dengan syahdunya. Berdiamlah di
tengah bukan di sudut pengharapan. Karena di tengah, kamu akan melihat
segalanya dari semua sisi dan di sudut itu segalanya tak akan mampu melihatmu. Berdiamlah
di tengah, bukan sebagai perlawanan atau kesombongan namun sebagai pembuktian
akan keberanian.
Diam-diam...
Inilah yang lebih baik dilakukan. Diam-diam menyimpan
perasaan. Lakukan penyampaian terbaik hanya kepada Dia yang Maha Tahu akan segala
jawaban. Rangkailah menjadi sebuah doa terindah, hingga dia yang kita doakan
merasa beruntung jika mendengarnya. Diam-diam untuk mendoakan, diam-diam
mengamati, dan diam-diam menjaga perasaan kita.
Dan kami, saling terdiam...
Menatap tanpa mampu berkata, berdiam dengan sapaan yang tak
mampu tersampaikan. Itulah kami, kami yang tak akan pernah tahu kapan akan
dipertemukan. Hanya mampu terdiam tanpa perlawanan, karena kami meyakini sebuah
kepercayaan. Sesungguhnya kami hadir untuk kebersamaan yang terencana. Dan...siapakah
kami? Kami adalah mereka.
Mereka yang selalu mampu menjaga dan memaknai diamnya dalam
setiap doa. Dengan penjagaan sempurna untuk sebuah hal istimewa yang indah
diucapkan dan merdu didengarkan. Berdiamlah untuk memulai kebahagiaan. karena
kebahagiaan akan senantiasa berikatan, dengan sempurna... :)
diam dengan sempurna
BalasHapuskomentarnya lebih sempurna :)
BalasHapushahahhaa....
BalasHapus