Senin, 29 Agustus 2016

You are...


Masih dalam kondisi yang sama,
Sampai hari ini,
Semoga baik-baik saja,
Tanpa harus banyak cerita..

Bukan pertanyaan kapan akan memulai tapi kapan semua itu telah menjadi permulaan.
Di tempat ini, di kota ini..
Saat tanah menyampaikan pesan dari hujan semalam, membuat rekaman dalam memori yang dapat tergambar dengan jelas.

Aku diam, karena aku sedang belajar. Aku akan berkomentar setelah aku dapat melakukan. Menggambar sketsa jauh lebih rumit daripada menggores pilihan warna cat.

Nada bicara yang lebih mudah diingat daripada wangi parfumnya. Seolah burung yang hinggap pada ranting pohon itu merasa tertarik untuk ikut mendengarkan. Kalimat bijak dengan susunan kata sederhana. Adalah sebuah doa yang selalu indah untuk putri kecilnya.

Dan kini..
Senyuman hangat itu yang selalu aku rindukan. Senyuman hangat seorang laki-laki pendiam berumur 60 tahun. Ayah..  ^,^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar