Masih
dalam kondisi yang sama,
Sampai
hari ini,
Semoga
baik-baik saja,
Tanpa
harus banyak cerita..
Bukan
pertanyaan kapan akan memulai tapi kapan semua itu telah menjadi permulaan.
Di
tempat ini, di kota ini..
Saat
tanah menyampaikan pesan dari hujan semalam, membuat rekaman dalam memori yang dapat
tergambar dengan jelas.
Aku
diam, karena aku sedang belajar. Aku akan berkomentar setelah aku dapat
melakukan. Menggambar sketsa jauh lebih rumit daripada menggores pilihan warna cat.
Nada
bicara yang lebih mudah diingat daripada wangi parfumnya. Seolah burung yang
hinggap pada ranting pohon itu merasa tertarik untuk ikut mendengarkan. Kalimat bijak
dengan susunan kata sederhana. Adalah sebuah doa yang selalu indah untuk putri
kecilnya.
Dan
kini..
Senyuman
hangat itu yang selalu aku rindukan. Senyuman hangat seorang laki-laki pendiam
berumur 60 tahun. Ayah.. ^,^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar