Dalam setiap perjuangan ada hasil akhir yang dinantikan. Mengharapkan
ada peruntungan yang mengiringi, menjadikan secercah impian untuk bisa kita
genggam. Bukan sekedar dalam angan pikiran namun dalam realita kehidupan.
Akan jatuh sedalam mungkin untuk bangkit setinggi mungkin.
Saat datang penawaran kedua kalinya membuatmu ragu akankah
kamu mengambilnya atau mengabaikannya. Disini, peran prioritas diperlukan. Apa yang
membuatmu mampu mengemban tanggung jawab, maka itulah penawaran terbaik yang
sebaiknya kamu terima.
Tak semua orang peduli dengan hidupmu
Tersenyumlah bersama mereka yang mentertawakanmu. Agar mereka
percaya bahwa hidupmu baik-baik saja. Kadang, ada bagian ceritamu yang mereka
nantikan. Bukan karena mereka peduli tapi karena ceritamu menarik untuk
disaksikan. Tidak perlu menjadi orang lain untuk memerankan tokoh utama. Karena
sebenarnya tokoh utama adalah kamu jika kamu mengerti benar jalan cerita
hidupmu.
Maafkanlah untuk setiap hati yang pernah membuatmu sakit
Mereka mungkin lupa bahwa hati bisa mencair seperti air dan
mengeras seperti batu. Tidak perlu mengingat setiap hal yang membuatmu menyesal
dengan hidupmu. Karena penyesalan membuat waktumu terus berjalan namun
rencanamu terbelakang. Jadikan pembelajaran untuk setiap rasa sakit yang pernah
singgah dalam hidupmu.
Berterimakasihlah untuk setiap kebahagiaan yang hadir dalam
hidupmu
Ketika kamu menyadari banyak cerita yang membuatmu tersenyum
dan ingin selalu mengingatnya, ucapkanlah terima kasih pada setiab objek yang
terlibat. Bahagiamu mungkin hanya kamu yang merasakan namun ada banyak hal yang
mereka perankan. Percayalah, kamu tidak sendiri. Karena penulis cerita selalu
menghadirkan tokoh lain sebagai warna di setiap alur ceritamu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar