Senin, 07 November 2016

penentu jalan



 

Siapakah kita?

Jika saja setiap orang tahu jawabannya, maka semua orang akan selalu berhasil mencapai tujuannya. Pemahaman akan jati diri merupakan sebuah penawaran hidup yang sebenarnya.
Semua dikembalikan kepada pribadi masing-masing mengenai arah dan perjalanan seperti apa yang dipilih.



Bukankah Tuhan selalu menjadikan nyata setiap apa yang menjadi prasangka kita?

Begitulah hidup, apa yang tergambarkan dalam pemikiran akan memberikan kekuatan yang keren dalam diri. Namun, ada kalanya hal itu bersifat mustahil jika saja kita tidak pernah berani membayangkannya. Merealisasikan mimpi harus didasari dengan tekad agar semua menjadi lebih dekat.
 
“suatu hari mimpi itu masih tetap sama karena aku tidak berani merealisasikan. Aku masih menyenangi kegiatan yang tidak menyulitkan, sehingga semua yang beresiko aku jadikan mimpi. Mungkin besok atau bahkan besoknya lagi masih akan tetap sama. Hingga aku pun selalu bertanya, mungkinkah hidupku ini hanya akan dipenuhi mimpi?
Aku mulai berusaha mencari jawaban, terus mencari. Hingga akhirnya aku menemukan jalan. Inilah jawaban itu, yang selalu dijanjikan kepada mereka yang berusaha menemukan. Akan terlihat nyata dalam pencarian dan terlihat semu jika hanya dalam impian.”

Seringkali hadir pertanyaan yang sama dan berulang, siapakah aku?
Maka yang sebenarnya akulah yang tahu jawabannya. Jawaban yang akan ditemukan jika memang aku mencarinya. Bagaikan sebuah hadiah yang bisa ditawar dalam setiap perjalanan panjang. Perjalanan yang butuh arah, dan aku penentunya.

Semangatt menjadi penentu jalan, semoga tidak menyesatkan,!!! ^,^


Tidak ada komentar:

Posting Komentar