Sabtu, 10 Oktober 2015

Dibalik Layar



Selalu ada dalam sendiriku, selalu menemani dalam langkahku..
Namun tak terduga oleh mereka dan tak terlihat oleh keramaian pemeran lainnya.
Laksana seorang sutradara namun bukan, bukan kamu sutradaranya... kamu adalah pemeran utama di balik layar :)

Terimakasih atas profesionalitasnya, meskipun tak pernah kamu menyadarinya namun aku memahaminya. Seperti saat kita memandang sebuah foto, yang terlihat disana hanyalah tangkapan hasil kamera bukan siapa yang mengambil gambar atau memegang kamera. Mungkin pada hasil foto memperlihatkan aku sedang sendiri disana, tapi sadarkah kamu bahwa kamulah orang yang selalu bersamaku meski aku terlihat sendiri.
Bukan maksud ingin bersembunyi, tapi tanpa kamu sadari ini akan tersimpan dengan baik, agar kelak jika memang diijinkan, kita akan menjadi pemeran utama dan semua orang menyadarinya. Jangan pernah merasa nyaman dengan berpura-pura hanya demi kebahagiaan yang tidak kamu inginkan.
Senja tak selamanya berwarna kuning dan pagi tak selamanya menyejukkan. Karena yang terpenting, hati yang bisa menimbulkan perasaan menyenangkan dalam suasana apapun dan bagaimanapun. Rindu senja, itulah makna kata yang sering kau ucapkan ketika kamu berusaha untuk menginginkan pertemuan yang sudah lama tidak terjadi.
Senja membuat kita tersenyum, karena hari telah kita lewati dengan sempurna. Ya, sangat sempurna..hingga lupa bagaimana pagi akan memberikan penawaran. Karena yang kita lalui mampu kita nikmati dengan kesederhanaan penuh syukur kepadanya yang selalu menjanjikan senja seindah impian kita.
Mungkin, tak semua orang menantikan datangnya malam. Namun aku paham peranmu di balik layar seperti malam yang tak begitu nyata dirasakan. Setelah menyambut pagi dan menikmati indahnya senja, sebagian dari mereka hanya akan menghabiskan malam untuk melepaskan kelelahan yang mereka rasakan. Malam, terlewatkan begitu saja tanpa begitu banyak pengharapan. Karena harapan itu biasa dinantikan hingga pagi datang.


Karena dibalik layar, maka aku lebih pandai mengenalimu dan lebih mudah memahamimu. Tetaplah disana, di balik layar. Hingga saat yang dijanjikan tiba. Semoga memang kamu, wahai pemeran di balik layar. Salam rindu senja. ^_^

2 komentar: