Jumat, 24 Juni 2016

friendship





Bahagia itu banyak ragamnya... dan untuk kali ini bahagia itu cukup dengan berpose unyu-unyu depan camera bersama dengan orang-orang yang senantiasa dekat dengan kita, yang tahu segala baik buruk kita dan yang mengenal kita dari keunikan terpendam kita.. wkwkwk




Baiklah, tidak untuk panjang kali lebar karena nanti jadi ribet.. haha...




“dan mereka telah hadir dalam kehidupanku, seperti sebuah kejutan atau semacamnya, Tuhan begitu baiknya menghadirkan mereka, teman-teman yang tidak hanya memandang satu sisi, tapi mereka begitu jeli memandang dari berbagai sudut.”




Tidak suka hidup sendiri, itu seperti sebuah hukum alam yang mutlak. Mungkin bukan hanya perkataanku tapi juga mereka. Berbagai perbedaan atau persamaan bukan untuk dijadikan jarak. Kami mengenal bukan sekedar atas kesamaan. Bahkan atas dasar apapun, kami tidak bisa mempertanggungjawabkan. Dan simpulnya, kami ada untuk saling memberi warna. Terimakasih teman-teman keren yang cukup banyak terlibat, kalian akan senantiasa mengukir deretan nama dalam folder favorit.




Hadirnya seorang teman, sekelompok teman dan semacamnya tidak begitu dianggap penting. Terkadang, mereka ada bukan untuk dispesialkan, mereka hadir karena kesanggupan. Dan suatu saat, akan ada rasa kehilangan atau kekurangan dalam keseharian. Ketika mereka menentukan jalan hidup mereka yang mungkin arahnya berbeda.




Dalam segala hal, segala situasi, segala keadaan, segalanya yang sering kita jumpai mereka yang lebih banyak berperan. Mengerti keadaan, memahami, dan ikut merasakan. Sungguh, tidak banyak kata atau ucapan manis untuk mereka. Semua sudah menjadi “terbiasa” jadi tidak perlu melebih-lebihkan. Hanya dengan keikhlasan untuk kebersamaan, memberi penawaran dengan berbagai macam keadaan. Mereka akan selalu ada, bersama.




“karena pada hari itu kami memulai, kami mengenal, kami mempunyai rasa saling, dan ada kesamaan dalam tujuan hidup.kami belajar memberi arti, menterjemahkan setiap kata dalam visi masing-masing.”




Mereka adalah sahabat...



Yang tidak selalu memaksakan diri tapi level kepekaan tinggi. Menciptakan kenyamanan tanpa kesadaran. Sahabat terbaik, tidak adil menyebutnya demikian. Karena mereka semua baik, tanpa harus dikatakan atau diberi gelar. Saling mengingatkan, saling memotivasi, dan saling mengsisi dalam lembaran kosong harian. Itulah mereka, yang begitu uniknya mampu menjadi bagian dalam segala macam ceritaku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar