Senin, 20 Juni 2016

LIFE



Bukan untuk dipaksakan dalam berbagai keadaan. Entah sampai kapan dunia akan tahu, bahwa semua hanya sebuah kepura-puraan yang tergambarkan untuk mendapat perhatian.

Hidup dalam kepura-puraan memang terdengar menyedihkan. Mendengar saja menyedihkan apalagi jika dirasakan. Baiklah, hidup tidak untuk berpura-pura tapi hidup adalah sebuah keberanian menghadapi kenyataan, menjadi diri sendiri, dan menentukan tujuan terbaik. Saat kata menjadi dewa dalam setiap rasa, maka banyak orang mengandalkan lidahnya untuk berkata manis entah apakah masih ada sinkronisasi dengan hatinya.

Beda lagi dengan istilah cinta, yang mana setiap kata yang terdengar akan selalu menjadi rekaman spesial yang bahkan tidak akan hilang oleh virus seganas apapun. Sebagian besar orang mengekspresikan rasa cinta dalam sebuah kata-kata, dalam sebuah puisi, atau mungkin lagu terindah yang bisa didengar. Namun, semua itu akan terdengar lebih sempurna jika ekspresi cinta melalui doa. Doa yang hanya bisa didengar oleh-Nya dan akan ada penyampaian terbaik dari-Nya.

Alangkah baiknya sebelum kita berusaha memahami orang lain, kita mampu memahami diri kita sendiri. Mengerti apa yang bisa kita lakukan, apa yang bisa kita dapatkan, dan apa yang akan membuat kita mampu untuk terus melangkah. Dan itulah saat dimana kita menjadi penentu tujuan hidup kita. Buruk memang ketika kita berusaha pahami orang lain dan kita gagal paham akan diri sendiri.


Ketika perjalanan panjang menjadi cerita sejarah,..

Sejarah apa yang akan ditinggalkan bermula dari cara pencapaian tujuan. Akan ada cara terbaik, cara yang hebat, cara yang dapat membuat semua orang  merekamnya tanpa penawaran. Itulah sejarah hidup terbaik yang dapat dituliskan. Si pembuat sejarah tidak pernah melalui jalan pintas, karena pemikirannya terkoordinasikan dengan baik, hingga pencapaian luar biasa mampu berdampak bagi sebagian dari mereka yang mengenangnya.


“Dan jika tiba saatnya nanti, otak tak lagi mampu meregulasi semua pemikiran hebat yang aku miliki, aku hanya akan berharap ada sedikit rekaman dalam memori mereka tentangku, atau sedikit usahaku yang selalu ingin berbagi kebaikan dengan mereka, orang-orang terdekatku”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar