Bukan
untuk dipaksakan dalam berbagai keadaan. Entah sampai kapan dunia akan tahu,
bahwa semua hanya sebuah kepura-puraan yang tergambarkan untuk mendapat
perhatian.
Hidup dalam
kepura-puraan memang terdengar menyedihkan. Mendengar saja menyedihkan apalagi
jika dirasakan. Baiklah, hidup tidak untuk berpura-pura tapi hidup adalah
sebuah keberanian menghadapi kenyataan, menjadi diri sendiri, dan menentukan
tujuan terbaik. Saat kata menjadi dewa dalam setiap rasa, maka banyak orang
mengandalkan lidahnya untuk berkata manis entah apakah masih ada sinkronisasi dengan
hatinya.
Beda lagi dengan
istilah cinta, yang mana setiap kata yang terdengar akan selalu menjadi rekaman
spesial yang bahkan tidak akan hilang oleh virus seganas apapun. Sebagian besar
orang mengekspresikan rasa cinta dalam sebuah kata-kata, dalam sebuah puisi,
atau mungkin lagu terindah yang bisa didengar. Namun, semua itu akan terdengar lebih
sempurna jika ekspresi cinta melalui doa. Doa yang hanya bisa didengar oleh-Nya
dan akan ada penyampaian terbaik dari-Nya.
Alangkah baiknya
sebelum kita berusaha memahami orang lain, kita mampu memahami diri kita
sendiri. Mengerti apa yang bisa kita lakukan, apa yang bisa kita dapatkan, dan
apa yang akan membuat kita mampu untuk terus melangkah. Dan itulah saat dimana
kita menjadi penentu tujuan hidup kita. Buruk memang ketika kita berusaha
pahami orang lain dan kita gagal paham akan diri sendiri.
Sejarah apa yang akan ditinggalkan
bermula dari cara pencapaian tujuan. Akan ada cara terbaik, cara yang hebat,
cara yang dapat membuat semua orang
merekamnya tanpa penawaran. Itulah sejarah hidup terbaik yang dapat dituliskan.
Si pembuat sejarah tidak pernah melalui jalan pintas, karena pemikirannya
terkoordinasikan dengan baik, hingga pencapaian luar biasa mampu berdampak bagi
sebagian dari mereka yang mengenangnya.
“Dan
jika tiba saatnya nanti, otak tak lagi mampu meregulasi semua pemikiran hebat
yang aku miliki, aku hanya akan berharap ada sedikit rekaman dalam memori
mereka tentangku, atau sedikit usahaku yang selalu ingin berbagi kebaikan
dengan mereka, orang-orang terdekatku”

Tidak ada komentar:
Posting Komentar