Sabtu, 18 Juni 2016

a little


Okayy,,,come back... well... setelah sekian lama ndak ada kabar di blog, akhirnya pengen nulis lagii :D

Belum ada banyak hal yang bisa dituliskan namun, dengan apa adanya yang ada akan menjadi sebuah tulisa hanya bagaimana seorang penulis itu mengolah sebuah kata sederhana menjadi lebih banyak makna dan dapat diambil sebagai pembelajaran tersendiri bagi penulis, alangkah mulianya jika pembaca juga bisa memahami... wkwkwk (semogaa)
praktek pertama kali di RSUD Pandan Arang, Boyolali
Just a little story.. dari sebuah perjalanan panjang selama 3 tahun ini, sungguh luar biasa.. menjadi mahasiswa Bidan. Yapp,!! Terdengar keren begitu aku bisa menjadi salah satu dari mereka. Tapi andaikan bisa aku melihat apa yang akan terjadi mungkin aku akan berpikir dua kali menjadi bagian itu. Terdengar keren tapi horor juga dijalani. Bukan berarti menyesal justru bersyukur dan sangat terharuu... :’)
Pada akhirnya dapet juga gelar itu, hanya bagaimana aku memanfaatkan gelar itu dengan baik, bukan masalah gelar sebenarnya, tapi lebih ke arah bagaimana aku bisa menjadikan ilmu yang aku dapatkan menjadi luar biasa dari apa yang aku harapkan. Dengan perjuagan yang sangat menyenangkan, mengharukan, bahakan membahagiakan atau mungkin menyedihkan. Semua berkolaborasi menjadi satu. Karena perjuangan itu tidak akan dapat dirasakan jika hanya ada satu rasa. Makanya perlu adanya kolaborasi rasa.. (wkwkwk)
Mahasiswa bidan itu....
Minim lliburnya... benar memang, karena waktu libur adalah waktunya untuk mencari pengalaman-pengalaman di lahan yang luar biasa keren. Bahkan termasuk tanggal merah yang berderet di kalender bukan berarti itu adalah hari kebahagiaan untuk bisa berkumpul dengan keluarga tercinta. Karena dalam dunia yang aku alami, pelayanan kesehatan untuk kesejahteraan pasien adalah yang utama.
Adanya tuntutan dokumentasi dalam bentuk ASKEB. Inilah yang membuatku menjadi penulis handal. Dengan tinta biru dan kertas HVS bergaris tepi menjadi rutinitas selama praktek klinik kebidanan dimulai. Menyenangkan juga, menjadi tukang kepo segala riwayat pasien yang menjadi target ASKEB yang aku tulis. :D
Setelah Sidang Hasil dengan bahagia Maksimal
Setelah itu ada berbagai macam ujian dan embel-embelnya yang mengharuskan aku bisa lulus agar bisa segera menyelesaikan tugas akhir untuk menjadi bidan keren. Yap,,dari berbagai ujian yang terjadwal begitu padatnya, pasti bakal terlampui. Dalam hal ini cukup dua yang harus dipertehankan yaitu semangat yang tinggi dan jaga kesehatan maksimal. Untuk hasil akhirnya jangan terlalu diprioritaskan, yang penting usahanya. Karena tidak ada hasil yang menghianati usaha, right??

Dan pada puncaknya adalah sidang tugas akhir, yang membuat aku harus cemas dalam berharap. Wkwkwk... karena sebelum sidang aku harus menunggu datangnya pasien dengan kasus yang tertera dalam cover tugas akhirku. Dan atas ijin Tuhan yang Maha Kuasa, aku bisa denga segera bertemu degan pasien yang baik hati yang bersedia untuk dijadikan responden hingga ibu itu dipulangkan. (thanks a lot Ms.W.. )

Dan kini...perjalanan panjang yang menyenangkan itu telah terlampaui. Sekarang saatnya menapaki jalan baru, membuat jalan itu lebih halus dan melewati setiap lubang jalan dengan lebih hati-hati. Tentukan arah dengan tepat pada setiap perempatan atau pertigaan. Jangan tergesa-gesa karena hasil terbaik hanya akan didapat dengan prioritas keren dan kesiapan maksimal.


Jaman menjadi mahasiswa unyu-unyu

Well... a little story dari perjalananku, kalaupun harus dengan long story akan membuat tulisan ini menjadi sangat panjang dan mungkin membuat cerita menjadi berbagai sudut pandang. Karena dalam sebuah perjalanan panjang tidak mungkin hanya ada peran tunggal. Akan selalu ada peran dari mereka yang banyak terlibat. Dan mereka adalah orang-orang yang selalu menginspirasi setiap ceritaku yang tersirat maupun tersurat.. love you all,,, (special thanks for mom, dad, and sisters) ^,^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar